puasa (1)

email dari seorang teman. semoga dapat menjadi bahan renungan. dan bermanfaat bagi kita semua. amin.

AGAR PUASA TIDAK SEKEDAR LAPAR & DAHAGA

Dr. A’idh Al-Qarni

 

 

Telah singgah kepada kalian tamu yang mulia dan bulan yang agung. Pada bulan itu Allah mengampuni dosa-dosa serta membebaskan leher-leher (dari jerat neraka)

 

Selamat datang puasa

Wahai kekasih yang menghampiri kami setiap tahun

Kami sambut engkau dengan sepenuh cinta

Setiap cinta kepada selain Yang Maha Mulia tertolak

Maka ampunilah dosa-dosa kami ya Allah

Lalu, tambahkanlah kepada kami karunia-Mu yang meruah

Jangan siksa kami, karena kami telah tersiksa

(oleh) keterjagaan kami di kegelapan malam

 

Selamat datang wahai Ramadhan, engkau kembali datang setelah penantian selama setahun penuh.

Wahai Ramadhan, engkau datang untuk berkata kepada mata agar berpuasa dari memandang yang haram, dan memerintahkan untuk menangis di tengah kegelapan malam.

Engkau juga berkata kepada lisan, “wahai lisan, berpuasalah dari ghibah (membicarakan orang lain) dan namimah (mengadu domba), kata-kata keji dan kotor, begitu juga dari ungkapan-ungkapan cabul dan senda gurau.”

Engkau datang wahai Ramadhan, untuk berkata kepada tangan, “Wahai tangan, berpuasalah dari memukul, mencuri, korupsi. Berpuasalah dari perbuatan risywah (suap-menyuap).”

Engkau datang wahai Ramadhan, untuk berkata kepada kaki, “Wahai kaki, berpuasalah dari berjalan menuju yang haram, juga berpuasalah dari berjalan menuju tempat-tempat kemaksiatan lagi kesesatan, dari jalan-jalan yang tercela, rendah serta hina!”

Wahai Ramadhan, engkau pun dating untuk berkata kepada perut agar berpuasa dari memakan yang haram dan hasil penipuan, sebelum engkau bertemu Allah yang Maha Mengetahui segala rahasia dan yang tersembunyi

 

Puasa adalah rahasia antara hamba dan Allah, karena tidak ada yang tahu jika anda berpuasa kecuali Allah. Bisa saja anda makan dan minum tanpa diketahui oleh makhluk lain, akan tetapi Rabb manusia pasti melihat.

 

Engkau tinggalkan semua itu karena ingin meraih pahala-Ku, lari menjauh dari azab-Ku dan demi melaksanakan perintah-Ku serta meninggalkan larangan-Ku. Juga mengharapkan apa yang ada disisi-Ku, maka balasan dari-Ku adalah maghfirah (ampunan)”

 

Berusahalah agar anda termasuk dalam golongan orang-orang yang dibebaskan dari neraka. Jadilah orang-orang yang diterima amalannya dalam bulan tersebut. Berusahalah agar bulan ini tidak berlalu kecuali Allah telah membebaskan anda dari neraka, membebaskan anda dari murka-Nya, karena kemurkaan-Nya akan sampai kepada orang yang layak meskipun ia tinggal didalam rumah

Berusahalah! Agar semua anggota badan anda juga berpuasa. Ya, setiap anggota badan anda. Telinga, yang dahulu untuk mendengarkan nyanyian, kata-kata kotor dan keji, mulai sekarang, usahakanlah jangan sampai telinga anda mendengarkannya untuk yang kedua kali

 

Jika Ramadhan tiba, para salafus shalih menutup buku-buku mereka lalu mengambil mushaf dan duduk di masjid; berwudhu di antara sela-sela waktu. Ini adalah bulan Al-Quran, tiada pembicaraan pada bulan ini selain Al-Quran. Mereka terus berada di masjid untuk bertilawah dan zikir, kecuali jika ada urusan yang harus diselesaikan, barulah mereka keluar masjid dan pulang ke rumah.

 

Wahai orang-orang baik dan terpilih, sambutlah bulan ini dengan baik, dengan taubat nasuha, istighfar, banyak berdoa, tilawah al-Quran, menjaga shalat berjamaah. Perbanyaklah sedekah, kebaikan, senyum, silaturahim, ziarah, mengasihi, memberi dan mencurahkan pengorbanan. Perbanyaklah zikir, tahlil, tasbih dan tahmid. Pelajarilah al-Quran dalam bulan Ramadhan, hidupkanlah rumah-rumah kalian dengan ayat-ayat Allah yang terang dan tinggalkanlah nyanyian-nyanyian seronok, yang menyesatkan hati dari Allah

 

Ramadhan adalah kesempatan termahal yang tak tergantikan, salah satu kesempatan diantara sekian banyak kesempatan emas di dalam kehidupan seorang muslim. Orang yang berpuasa adalah kekasih Allah. Puasa adalah madrasah bagi ruh (jiwa), bahwa ada kehidupan abadi disisi Allah.

forumpembacanebula@yahoogroups.com

SHARE

Amini Mustajab

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image

0 komentar:

Posting Komentar