mudik.. mudik..

Tradisi di saat lebaran tiba, mudik.. Bahkan beberapa ada yang telah mempersiapkan mudik jauh-jauh hari sebelum ramadhan datang.. Berburu tiket dengan harga promo untuk mengantisipasi lonjakan harga tiket saat mendekati hari H..

banyak yang mesti dipersiapkan kala mudik.. Kesehatan fisik itu yang utama, disamping ada juga perangkat mudik lainnya seperti oleh-oleh, bekal, dan transportasi.. 

Bagaimana pun repotnya tradisi mudik dikala lebaran, tetap menjadi satu hal yang membahagiakan dan ditunggu.. Kemacetan yang bakal dihadapi selama perjalanan bahkan sudah jauh hari dapat ditebak dan diprediksi.. Tapi mudik tetap menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan..

Alhamdulillah, setelah aku menetap di yogya dan berkeluarga, tradisi mudik sudah tidak aku alami lagi.. Tapi mudik sendiri sudah pernah aku alami.. Setidaknya selama 15 tahun pertama kehidupanku, mudik menjadi agenda rutin.. Walau saat itu sempat pula 4 tahun tidak mudik karena pada masa itu papa sedang bertugas di manokwari papua..

Mudik, tidak hanya sekedar kembali ke kampung halaman.. Tapi ada hal lain yang sangat mengikat dari mudik.. Nikmatnya bersilaturahmi bertemu dengan keluarga.. Melepas rindu, berbagi cerita dan pengalaman saat di rantau menjadi kenikmatan tersendiri..

selamat bersilaturahmi temans.. Selamat berjumpa dan melepas rindu dengan keluarga di kampung halaman..

Dan jangan lupa kembali dengan senyum ceria dan semangat baru ke rantau.. Hati-hati dalam perjalanan dan selamat sampai tujuan.. 

Selamat idul fitri, dan maaf lahir batin..:)

cerita mudik yang lain ada disini.. mengabadikan cerita-cerita di multiply ...
SHARE

Amini Mustajab

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image

0 komentar:

Posting Komentar